Pelatihan

Sertifikasi Juru Las (Welder) Kemnaker di Medan: Syarat, Klasifikasi, dan Peluang Kerja

RinduTenang

Penulis

64 Tayangan
7 Menit Membaca

Di Kawasan Industri Medan (KIM), bengkel fabrikasi di Deli Serdang, sampai proyek konstruksi di Sumut, tukang las itu gampang dicari. Tapi tukang las bersertifikat Kemnaker? Itu yang langka — dan justru itu yang dicari perusahaan serius.

Kenapa? Karena pengelasan masuk kategori pekerjaan berisiko tinggi. Percikan api, gas bertekanan, sengatan listrik, asap logam berat, sampai risiko ledakan kalau kerja di area terbatas atau dekat material mudah terbakar. Satu kesalahan kecil bisa jadi kecelakaan fatal. Makanya regulasi mewajibkan operator las punya kompetensi yang dibuktikan lewat sertifikat resmi.

Artikel ini bahas tuntas: dasar hukumnya, klasifikasi kelas juru las, syarat dokumen, alur uji kompetensi, sampai peluang kerja buat welder bersertifikat di Medan.

Dasar Hukum: Kenapa Juru Las Wajib Bersertifikat?

Payung hukumnya jelas:

  • UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja — semua pekerjaan berbahaya wajib dikendalikan dengan tenaga kerja kompeten.
  • Permenaker No. Per-02/Men/1982 tentang Kualifikasi Juru Las di Tempat Kerja — aturan inti yang membagi klasifikasi welder.
  • Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (relevan untuk pengelasan pada struktur).
  • SMK3 (PP No. 50 Tahun 2012) — perusahaan wajib memastikan pekerjanya kompeten, termasuk juru las.

Sederhananya: kalau perusahaan mempekerjakan juru las tanpa sertifikat dan terjadi kecelakaan, perusahaan kena masalah hukum berlapis. Pengawas Disnaker juga rutin memeriksa SIO (Surat Izin Operator) atau sertifikat kompetensi pekerja las saat inspeksi.

Buat pekerjanya sendiri, sertifikat ini adalah "SIM"-nya tukang las. Tanpa itu, nilai tawarnya rendah dan susah masuk proyek-proyek besar.

Klasifikasi Juru Las: Kelas 1, 2, dan 3

Berdasarkan Permenaker Per-02/Men/1982, juru las dibagi tiga kelas berdasarkan posisi pengelasan yang dikuasai:

Aspek Kelas 3 (Dasar) Kelas 2 (Menengah) Kelas 1 (Tinggi)
Posisi las Bawah tangan (1G/1F) dan datar Ditambah vertikal (3G/3F) dan horizontal (2G/2F) Semua posisi termasuk atas kepala (4G/4F) dan pipa 6G
Jenis sambungan Plat datar sederhana Plat + pipa posisi tetap Pipa miring 45° (6G), bejana tekan, struktur kritis
Ruang kerja khas Bengkel umum, pagar, kanopi Fabrikasi, konstruksi gedung Bejana tekan, boiler, pipa migas, offshore
Gaji pasar Medan (2026) UMR – 6 juta/bulan 6 – 10 juta/bulan 10 – 20+ juta/bulan

Catatan penting: angka gaji di atas estimasi pasar, bukan patokan resmi. Welder kelas 1 dengan pengalaman proyek migas atau offshore bisa jauh lebih tinggi, apalagi kalau pegang sertifikat tambahan seperti B4T atau klasifikasi badan klasifikasi (BKI, ABS, DNV).

Cara Naik Kelas

Sistemnya berjenjang. Umumnya peserta mulai dari kelas 3, lalu setelah punya pengalaman kerja minimal tertentu (biasanya 1–2 tahun) bisa ikut uji kenaikan ke kelas 2, lalu kelas 1. Setiap kenaikan kelas ada uji praktik las + uji hasil las (visual, bending test, bahkan radiografi untuk kelas 1).

Syarat Dokumen Pendaftaran

Siapkan dari sekarang biar prosesnya cepat:

  1. Fotokopi KTP — minimal usia 18 tahun.
  2. Fotokopi ijazah terakhir — minimal SD/sederajat untuk kelas 3; SLTP/SLTA untuk kelas yang lebih tinggi (ketentuan detail ikut persyaratan PJK3 penyelenggara).
  3. Surat keterangan sehat dari dokter/puskesmas/klinik.
  4. Surat pengalaman kerja dari perusahaan (wajib untuk uji kenaikan kelas).
  5. Pas foto berlatar merah, ukuran 4×6 dan 3×4.
  6. Sertifikat kelas sebelumnya (untuk kenaikan kelas 2 dan 1).

Kalau didaftarkan perusahaan, biasanya ditambah surat pengantar/penunjukan dari HRD dan daftar nama peserta kolektif.

Alur Pelatihan dan Uji Kompetensi

Gambaran prosesnya dari daftar sampai sertifikat keluar:

1. Pendaftaran via PJK3 Resmi

Pelatihan juru las hanya sah kalau diselenggarakan PJK3 (Perusahaan Jasa K3) yang ditunjuk Kemnaker. Jangan ikut pelatihan dari lembaga abal-abal yang janjinya "pasti lulus, sertifikat cepat" tapi nggak bisa tunjukkan SKP (Surat Keputusan Penunjukan) PJK3-nya. Cara ceknya sudah pernah kami bahas di artikel cara memilih PJK3 resmi di Medan.

2. Pembinaan / Pelatihan (3–5 Hari)

Materinya campuran teori dan praktik:

  • Pengetahuan bahan dan elektroda
  • Teknik pengelasan sesuai posisi kelas yang diambil
  • Membaca gambar teknik (welding symbol)
  • K3 pengelasan: APD, ventilasi, gas pelindung, pencegahan kebakaran
  • Praktik las intensif di workshop

3. Uji Kompetensi

Ujian dilakukan penguji dari Kemnaker/Disnaker atau asesor yang ditunjuk. Komposisinya:

  • Ujian teori — pilihan ganda seputar teknik las dan K3.
  • Ujian praktik — ngelas spesimen sesuai posisi kelas (misal 3G vertikal untuk kelas 2, 6G untuk kelas 1).
  • Uji hasil las — spesimen diuji: visual check, bending test, dan untuk kelas tertentu ditambah uji radiografi atau penetrant.

Standar kelulusannya ketat. Retak, undercut berlebih, atau penetrasi kurang = gagal. Makanya latihan praktik sebelum ujian itu wajib, bukan formalitas.

4. Penerbitan Sertifikat dan SIO

Peserta yang lulus dapat sertifikat kompetensi dan SIO (Surat Izin Operator) yang berlaku 5 tahun dan bisa diperpanjang. Sertifikat yang asli terdaftar di sistem Kemnaker dan bisa diverifikasi.

Estimasi Biaya (Gambaran Pasar)

Biaya bervariasi tergantung kelas dan penyelenggara. Gambaran kasarnya di Medan:

  • Kelas 3: sekitar 3 – 5 juta per peserta
  • Kelas 2: sekitar 5 – 8 juta per peserta
  • Kelas 1: sekitar 8 – 12 juta per peserta

Harga biasanya sudah termasuk pelatihan, praktik, uji kompetensi, sertifikat, dan konsumsi selama pembinaan. Kalau ada yang menawarkan jauh di bawah itu, curigai — bisa jadi sertifikatnya nggak resmi. Minta rincian tertulis dan pastikan ada kwitansi resmi PJK3.

K3 Pengelasan: Materi yang Sering Diremehkan

Banyak tukang las senior merasa "sudah puluhan tahun ngelas, ngapain belajar K3". Padahal data kecelakaan kerja menunjukkan pengelasan termasuk penyumbang kecelakaan lumayan besar. Risiko utamanya:

  • Luka bakar dan kebakaran — percikan las bisa menyulut material 10 meter jauhnya. Wajib ada izin kerja panas (hot work permit) dan APAR di lokasi.
  • Gangguan pernapasan — asap las mengandung mangan, krom heksavalen, dan nikel. Area kerja wajib berventilasi baik atau pakai respirator.
  • Sengatan listrik — mesin las bertegangan tinggi. Kabel terkelupas = maut.
  • Kerusakan mata (arc eye) — radiasi UV busur las bisa bikin kebutaan sementara yang sakitnya luar biasa. Kacamata las yang sesuai standar itu wajib, bukan opsional.
  • Ledakan tabung gas — tabung oksigen dan asetilen yang bocor atau jatuh bisa meledak. Penyimpanan dan pengikatan tabung ada aturannya.

Di ujian kompetensi, pertanyaan K3 bobotnya besar. Peserta yang jago praktik tapi blank soal K3 tetap bisa gagal.

Peluang Kerja Welder Bersertifikat di Medan dan Sumut

Ini bagian yang paling menarik. Kebutuhan welder bersertifikat di Sumut itu stabil karena ditopang beberapa sektor:

  1. Kawasan Industri Medan (KIM I–III & KIM Star) — pabrik makanan, baja ringan, otomotif, dan pergudangan butuh welder maintenance bersertifikat.
  2. Perkebunan dan PKS (Pabrik Kelapa Sawit) — perbaikan boiler, pipa steam, dan tangki CPO butuh welder kelas 1–2. Sektor ini bayarannya bagus karena lokasi remote.
  3. Konstruksi dan infrastruktur — proyek gedung, jembatan, dan gudang di Medan–Deli Serdang butuh welder struktur.
  4. Perkapalan Belawan — galangan dan reparasi kapal butuh welder yang paham standar klasifikasi.
  5. Proyek migas dan pembangkit — bayaran tertinggi, syarat sertifikat paling ketat.

Tips buat pencari kerja: lampirkan fotokopi sertifikat + SIO yang masih berlaku di lamaran. HRD perusahaan bonafide langsung memfilter pelamar las dari ada-tidaknya sertifikat. Sertifikat kelas 2 ke atas praktis jadi tiket masuk ke perusahaan menengah-besar.

Tips Lulus Uji Praktik (Dari Pengalaman Lapangan)

  • Latihan posisi yang diuji, bukan yang dikuasai. Calon kelas 2 paling sering gagal di posisi vertikal (3G) karena gravitasi bikin kampuh meleleh. Latihan khusus posisi itu 2–3 minggu sebelum ujian.
  • Setting ampere yang pas. Ampere ketinggian bikin undercut, kerendahan bikin lack of fusion. Catat setting ideal tiap posisi waktu latihan.
  • Bersihkan spesimen. Slag dan spatter yang nggak dibersihkan mengurangi nilai visual.
  • Jaga ritme dan travel speed. Terburu-buru = cacat las. Santai tapi konsisten.
  • Jangan remehkan teori K3. Baca ulang materi APD, gas, dan izin kerja panas sebelum hari-H.

Kesimpulan

Sertifikasi juru las Kemnaker bukan sekadar formalitas — ini pembeda antara tukang las harian dan profesional yang dipercaya industri. Buat perusahaan, mempekerjakan welder bersertifikat berarti patuh regulasi dan menekan risiko kecelakaan. Buat pekerjanya, sertifikat berarti akses ke gaji lebih tinggi dan proyek lebih besar.

Kalau perusahaan Anda di Medan atau Sumut butuh mengurus sertifikasi juru las untuk tim workshop, maintenance, atau proyek — atau butuh layanan pelatihan K3 Medan yang resmi dan terpercaya — pastikan penyelenggaranya PJK3 resmi yang terdaftar di Kemnaker. Cek legalitasnya dulu, baru bicara harga dan jadwal.

Penulis di Rindu Tenang Indonesia

PT Rindu Tenang Indonesia adalah event planner di Medan yang menyediakan layanan MICE, corporate event, seminar, pelatihan, dan event planning profesional untuk instansi dan perusahaan.

Artikel Terkait

Hubungi Kami